Perbedaan Antara Torsi dan Tenaga Mesin
Tahukah Anda
Perbedaan Antara Torsi & Tenaga Mesin?
Jika Anda membaca artikel
mengenai mobil, atau motor baru, pasti di dalamnya tercantum mengenai berapa
besar tenaga dan torsi yang dihasilkan oleh mesin. Dua angka ini juga biasa
dicantumkan oleh produsen pada brosur kendaraan yang mereka jual.
Dilansir dari Bikesindia,
Selasa 28 Juli 2015, meski banyak mobil, atau motor menggunakan mesin dengan
kapasitas mesin yang sama, namun belum tentu karakternya juga sama. Hal ini,
karena ada perbedaan cara mendapatkan tenaga dan torsinya.
Setiap produsen memiliki
kebijakan sendiri-sendiri mengenai desain mesin yang ideal. Desain ini,
tentunya dibuat untuk menyesuaikan dengan jenis kendaraan. Biasanya mobil
sedan, atau motor sport dirancang untuk bisa mendapatkan kecepatan
setinggi-tingginya. Sementara itu, mobil Sport Utility Vehicle (SUV), atau
motor bertransmisi otomatis lebih mengandalkan torsi.
Tenaga pada mesin identik dengan kecepatan, jadi semakin besar
tenaganya, kecepatan yang diraih juga makin tinggi. Sementara itu, torsi
berpengaruh pada akselerasi kendaraan, yaitu kemampuan mesin untuk menggerakkan
kendaraan dengan jumlah beban tertentu.
Semakin berat bobot kendaraan, maka butuh torsi yang besar untuk
bisa menggerakkan kendaraan tersebut mencapai kecepatan tertentu. Jika
diterapkan dalam bentuk kondisi jalan, torsi yang besar cocok untuk penggunaan
dalam kota, dimana mobil atau motor tidak bisa melaju terlalu kencang.
Torsi juga lebih diutamakan
pada mobil-mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV), karena beban yang harus
ditanggung mobil tersebut lebih besar ketimbang sedan atau citycar.
Sementara itu, untuk jalur luar
kota dan jalan bebas hambatan, tenaga mesin memiliki peran




